Top Banner Space Available

Putri Sulung Ma'ruf Amin Pimpin Dukungan Diaspora Hongkong

Putri Sulung Ma'ruf Amin Pimpin Dukungan Diaspora Hongkong

WIKIBerita - TKN Hongkong bersama putri sulung Kiai Ma'ruf Amin Siti Ma'rifah, memimpin acara dukungan komunitas dan diaspora Indonesia di Hongkong.

Menurut Co Chairman Benteng Air, tim strategi Kiai Ma'ruf Amin, Alfi Rahmadi Siti Ma'rifah bersama suaminya, bertolak dari Jakarta pada 28 Desember 2018. Dan akan kembali ke tanah air pada 02 Januari 2019.

Menurut Alfi, dukungan ini merefleksikan dua hal penting. Pertama, keberhasilan Jokowi melaksanakan peran hubungan internasional dan politik luar negeri RI-Hongkong dalam empat tahun terakhir.

Di antara upaya yang paling nampak, sebut Alfi, advokasi terhadap TKI. Mengutip data Mission for Migrant Worker (MMW), organisasi di Hongkong yang mengadvokasi pekerja asing, kekerasan terhadap pekerja asing di Hongkong selama ini cukup tinggi.

Setiap tahun di Hongkong, kutip Alfi dari data MMW, setidaknya terjadi sekitar 300-an kasus penganiayaan fisik dan seksual. Mirisnya, hampir setengahnya menimpa TKI.

Diplomasi Sehati

Namun di era Presiden Jokowi, proteksi terhadap TKI direvitalisasi. Puncaknya dimanifestasi dalam MOU RI-Hongkong mengenai perlindungan Buruh Migran Indonesia. Nota Kesepahaman ini ditandatangani pemerintah kedua belah pihak, 1 Mei 2017 di Hongkong, disaksikan langsung oleh Jokowi. 

"Efek MOU ini cukup ampuh," cetus Alfi.

Spesialis forensik komunikasi ini memberikan contohnya pada kasus Erwiana, korban penganiayaan majikan yang sebelumnya terseok-seok menjadi terang. Betapa tidak, papar Alfi, sekitar 6 bulan pasca MOU, awal Des 2017, Pengadilan Hongkong menghukum Law Wan-tung, majikan Erwiana. Tuntutan korban sebesar Rp 1,4 miliar pun dikabulkan. Padahal kasus ini terjadi sekitar 2010-2012.

Selanjutnya, dalam amatan Alfi, dukungan komunitas Indonesia di Hongkong juga merefleksikan ketokohan Kiai Ma'ruf. "Sebagai anak kandung umat dan pengayom bangsa, Abah Ma'ruf Amin piawai memainkan peran diplomasi sehati," tutur Alfi.

Sebagaimana pertemuan Kiai Ma'ruf dan PM.Malaysia Mahathir, maksud diplomasi sehati itu diplomasi yang berangkat dari kepercayaan kedua pihak. "Mahathir pun mengakui kepiawaian abah dalam menjalankan diplomasi sehati ini," tutup Alfi. []

 

Berita Lainnya