Top Banner Space Available

Saling Klaim Elektabilitas, Prabowo Samai Jokowi

Saling Klaim Elektabilitas, Prabowo Samai Jokowi

WIKIBeritaEmpat bulan lagi menuju hari pencoblosan Pilpres 2019. Masing-masing pasangan calon terus mengatur strategi agar bisa menang.

Salah satu yang dilakukan dengan menggelar survei, baik lembaga survei profesional atau internal.

Memang, hasil survei saat ini terkadang kurang dipercaya. Sebab lembaga survei juga sudah partisan. Mereka merilis survei sesuai pesanan. Maka tak heran jika kemudian muncul saling klaim kemenangan.

Dikutip dari Antara, Selasa (4/12/2018), Badan Pemenangan Nasional Pasangan Calon Presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno mengklaim elektabilitas capres nomor urut 02 itu hampir menyamai pasangan Capres Joko Widodo dan Ma'ruf Amin.

"Saat ini jarak (elektabilitas) Capres Prabowo-Sandi hanya terpaut 6 persen lebih kecil. Saya berharap pergantian tahun nanti sudah bisa menyamakan," kata Djoko Santoso selaku Ketua Badan Pemenangan Nasional Capres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Semarang, Jateng.

Ia optimistis elektabilitas Capres Prabowo-Sandi bisa mengimbangi Capres Jokowi-Amin jika melihat dari luas wilayah Indonesia.

Bahkan, lanjut dia, pada beberapa wilayah, seperti Provinsi Sulawesi Selatan dan Sumatera Utara, Capres Prabowo-Sandi diprediksi bisa mengungguli Capres Jokowi-Amin.

Kendati demikian, Djoko mengakui diperlukan kerja keras dari tim koalisi pendukung Prabowo-Sandi jika ingin unggul dalam perolehan suara Pilpres 2019 di daerah Papua, Nusa Tenggara Timur (NTT), Bali, Jawa Timur, sedangkan yang paling berat di Provinsi Jawa Tengah.

Menurut dia, yang harus dilakukan secara garis besar adalah mempertahankan basis suara Capres Prabowo Subianto pada Pilpres 2014.

Ia menyebutkan dukungan terbesar untuk pasangan Capres Prabowo-Sandi berasal dari kalangan masyarakat ekonomi dan pendidikan menengah ke atas, sedangkan masyarakat menengah ke bawah, belum bisa ditembus oleh tim pemenangan dengan berbagai pertimbangan.

"Kami menargetkan bisa mengambil suara separuh di antaranya sehingga keberadaan sukarelawan yang totalnya sampai saat ini berjumlah 2 juta sangat diperlukan dan harus dirangkul oleh parpol koalisi, jangan sampai jalan sendiri-sendiri tanpa koordinasi," ujarnya.

Hal tersebut disampaikan Djoko pada acara Pembekalan Lintas Ormas, Lembaga Swadaya Masyarakat, dan sukarelawan Jateng pendukung Capres Prabowo-Sandi di Hotel Santika Premiere Semarang.

Hadir di acara tersebut Ketua Badan Pemenangan Prabowo-Sandi Jateng Abdul Wachid dan sejumlah pimpinan ormas serta sukarelawan dari kabupaten/kota se-Jateng. []

 

Berita Lainnya